TANYA JAWAB UMUM SEPUTAR ADENIUM

TANYA JAWAB UMUM SEPUTAR ADENIUM

 

  1. Apakah bedanya adenium dengan kamboja?

Adenium di Indonesia juga dikenal dengan nama kamboja jepang. Entah kenapa disebut begitu mungkin karena bentuknya pendek. Beda dengan kamboja bali (plumeria) yang bisa tinggi seperti yang banyak tumbuh di pemakaman.

  1. Dari mana asal adenium?

Menurut beberapa referensi adenium berasal dari daerah sekitar Afrika bagian utara dan jazirah Arab yang berbatasan dengan Afrika. Itulah sebabnya adenium sangat menyukai panas matahari.

  1. Apakah sulit merawat pohon adenium?

Tidak sulit. Yang penting tahu caranya. Lakukan 3P. Kenakan Panas matahari sebanyak mungkin, media tanam Porous (campur pasir) dan Penyiraman rutin (2 hari sekali). Cara perawatan lebih lengkap akan kami sajikan dalam artikel terpisah, mulai dari cara menyemaian biji, perawatan hingga dewasa hingga cara agar adenium rajin berbunga.

  1. Ada berapa macamkah jenis adenium?

Ada banyak sekali. Bisa dibaca di artikel SEPUTAR ADENIUM dan referensi lainnya. Tetapi secara umum orang menyebut jenis adenium ada 2 : jenis bunga dan jenis karakter. Jenis bunga yang dimaksud adalah jenis adenium obesum yang warna/corak bunganya beraneka ragam. Jenis karakter adalah adenium dengan warna bunga pink/merah biasa tetapi dengan aneka macam bentuk batang dan cabangnya.

  1. Kenapa ada istilah adenium jenis bunga dan jenis karakter?

Sekali lagi itu adalah istilah umum atau istilah dagang, bukan istilah resmi/ilmiah. Tujuannya adalah untuk mempermudah penghobi baru untuk membedakan jenis adenium agar tidak terjadi kesalahpahaman.

  1. Saya pemula, ingin mulai menanam adenium. Dari manakah sebaiknya? Dari biji atau dari pohon kecil?

Tergantung dari seberapa sempat anda meluangkan waktu dan tergantung jenis adenium yang menurut anda lebih menarik. Menyemai dari biji diperlukan perawatan dan monitoroing setiap hari setidaknya selama 10 hari pertama. Juga ada risiko biji tidak tumbuh karena berbagai factor. Kalau dari pohon, peluang untuk hidup jauh lebih besar dan cukup meluangkan waktu  1 – 2 kali seminggu saja untuk merawatnya.

  1. Saya baru beli biji bunga adenium warna merah, hitam, ungu, kuning dan putih. Benarkah warna bunganya nanti akan sama dengan induknya? Berapa prosentase kemungkinan bunganya bisa sama dengan induknya?

Ya dan tidak. Bisa sama dan bisa tidak. Prosentase tidak tentu dan belum ada data pastinya. Hanya saja jika biji dipanen dari bunga original prosentase bunga yang mirip induknya lebih tinggi dibandingkan dengan biji yang dipanen dari bunga hasil grafting/okulasi.

  1. Tapi kenapa ada yang menjual biji adenium bunga kuning, hitam, biru, dll?

Itu hak penjual. Pembeli yang harus lebih teliti. Bisa jadi tidak salah karena biji mungkin dipanen dari bunga aneka warna. Hanya nanti hasil biji seperti apa kan tidak ada garansi. Idealnya pembeli bisa lebih teliti dalam memilih seller yang handal yang tidak sekedar transaksi jual-beli tetapi bisa memberikan info dan support yang baik dan jelas. Dan yg tidak kalah pentingnya adalah alamat sellernya yang jelas.

  1. Bagaimana cara penyemaian biji dan merawat pohon adenium agar subur dan rajin berbunga.

Secara garis besar sudah diuraikan diatas sedangkan untuk lebih lengkapnya ada di artikel terpisah. Atau bisa minta kepada seller untuk melampirkan petunjuk perawatan adenium.

  1. Media tanam apakah yang cocok untuk adenium?

Ada di artikel terpisah. Tetapi secara garis besar media adenium harus mencakup setidaknya 3 unsur : pupuk kandang/kompos untuk nutrisi, pasir untuk menjaga porositas media dan sekam sebagai media netral. Bisa ditambah cocopeat (serbuk sabut kelapa) atau cocochip (potongan sabut kelapa), daun bogasi yang difermentasi, dll.

 

 

 

 

Published by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERBAIK

TERLENGKAP

TERPERCAYA

0813 8413 0530